Diduga Palsukan Tanda Tangan Hibah, Politisi Golkar Dipolisikan

Megapolitan.co

BEKASI – Politisi Golkar Kota Bekasi berinisial RF dilaporkan ke pihak kepolisian akibat dugaan pemalsuan dokumen dan tandatangan pencairan dana hibah APBD sebesar 100 juta rupiah. Diketahui pencairan dana hibah tersebut dilakukan RF pada tahun 2013 silam dan ditujukan ormas Angkatan Muda Siliwangi.

Pelapor yang berinisial MIN yang merupakan mantan ketua AMS Kota Bekasi, menceritakan kronologis kejadian awal mula peristiwa pemalsuan dokumen tersebut bisa dipakai untuk menggelontorkan hibah APBD yang diketahui berasal dari Badan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Pemkot Bekasi.

“Dia palsukan tandatangan dan membuka rekening pakai nama saya di Bank Jabar Banten cabang Kota Bekasi, saat itu posisi saya masih menjabat sebagai ketua AMS dan RF jadi wakil saya,”

Menurut kesaksian MIN, RF pernah meminjam KTP korban untuk keperluan pribadinya. Hanya saja, korban tidak menanyak itu terlalu dalam lantaran menganggap tersangka sebagai karibnya. Singkat cerita, KTP korban yang telah dipinjam oleh tersangka pun dikembalikan.

“Pihak Bank mengatakan bahwa uang tersebut sudah diambil oleh saya. Dan sudah ditandatangani pada tanggal 22 Juli 2013, namun saya bilang kepada pihak Bank kalau saya tidak pernah ambil uang itu,” kata dia, setelah itu tersangka mengaku dan memberikan dana hibah itu kepada anggota sebesar Rp75 juta. Sisanya saya tidak tau kemana,” tutur dia.

Tidak sampai disitu, RF juga diduga juga langsung mencoba melengserkan MIN yang saat itu masih menjabat sebagai pucuk pimpinan ormas AMS. MIN mengaku bahwa SK pengangkatan RF sebagai Ketua juga dipalsukan.

“Masa jabatan saya yang saat itu pada tahun 2010-2015 dan saya dilengserkan oleh RF. Dia palsukan SK nya, hingga akhirnya saya pilih mengalah,” kata dia.

Kasus ini akhirnya sampai ke telinga Walikota Bekasi pada tahun 2015 silam. Walikota Bekasi mengintruksikan agar kasus yang menimpa MIN dapat ditindaklanjuti secara hukum.

“Tapi waktu itu masih belum saya laporkan ke ranah hukum. Dan saat inilah yang pas untuk saya laporkan Rusman kepada pihak Kepolsian. Saya juga akan kaitkan ini kepada Badan Kesbangpol,” pungkas dia.

Sementara itu, Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, membenarkan laporan tersebut. Kendati saat ini masih dalam proses penanganan.

“Ya benar ada laporan itu sesuai dengan Laporan LP/651/K/IV/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota pada tanggal 26 April 2017 lalu,” ungkap dia. Kasus ini lanjut Erna, masih dalam tahap penyelidikan petugas.

“Masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan atas kasus tersebut,” singkat Kompol Erna Ruswing. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: