“Patroli” Di Cikarang, Polisi Gadungan Rampas Uang Dan HP Pemotor

Megapolitan.co

BEKASI – LF (23), warga Kabupaten Bekasi, nekat berpura-pura jadi polisi untuk memeras para pengguna jalan raya. Target korbannya adalah para remaja yang diketahui tidak menggunakan helm dan melanggar aturan lalu lintas.

Kasubbag Resor Metro Bekasi Kabupaten, Kunto Bagus, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap di Traffic Light, Jalan Teuku Umar, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, (25/4/2017) malam. Saat itu, pelaku baru saja menilang salah satu korbannya yang melanggar aturan lalu lintas. Selain meminta uang, polisi gadungan ini pun merampas telepon genggam milik korban.

“Kami mendapat laporan dari korban yang mengaku dirampas telepon genggamnya oleh pelaku yang mengaku sebagai polisi,” kata Kunto, Rabu (26/4/2017).

Peristiwa itu, bermula saat LF mengejar korban yang diketahui telah menerobos rambu lalu lintas.

Layaknya seorang polisi, LF lalu mencoba menghentikan laju kendaraan korban. Ia kemudian menginterogasi dan terus menekan korban. Hingga akhirnya, pelaku berhasil memeras uang serta telepon genggam korban.

Terkuaknya peristiwa ini tak berselang lama setelah LF mengunggah foto telepon genggam hasil rampasannya itu di media sosial miliknya. Unggahan itu diketahui kakak korban. Ia kemudian berpura-pura hendak membeli telepon genggam tersebut.

“Aksi ini terkuak setelah kakak si korban kebetulan mengenali kalau ponsel itu milik adiknya yang diambil oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota polisi. Kemudian si kakak korban seolah-olah bertindak sebagai seorang pembeli, lalu mereka membuat kesepakatan dengan melakukan pertemuan. Pada saat mereka melakukan pertemuan, korban langsung meminta bantuan kepada anggota kami,” jelas dia.

Dalam aksinya, sambung Kunto, LF kerap mengenakan seragam polisi lalu lintas. Lengkap dengan pangkat brigadir polisi dua. Serta sebuah pistol mainan yang ia bawa dalam pinggangnya.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku jika ulahnya tersebut telah dilakukan selama setahun terakhir. Perbuatannya tersebut, kata pelaku, dilakukan hanya untuk senang-senang.

“Kami dapati pelaku dan akhirnyaa diamankan Polsek Cikarang Barat. Dari hasil penelusuran, pelaku ini sudah setahun menjalankan aksinya. Aksi tersebut dilakukan biasanya pada malam hari ketika para pengendara biasanya konsentrasi pengendara tengah menurun,” kata dia.

Atas aksi tersebut, LF dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukukan empat tahun penjara.

“Dari penangkapan ini kami lakukan pendalaman untuk mengetahui apakah pelaku ini beraksi sendiri atau ada teman yang lain,” pungkasnya. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: