Survey LKPI: Anies – Sandi Berpeluang Menang Di Pilkada DKI

Megapolitan.co

JAKARTA – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis survei jajak pendapat terhadap kecenderungan warga dalam Pemilihan
Kepala Daerah DKI Jakarta. Hasilnya, pasalon Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno lebih unggul dibandingkan rivalnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Direktur LKPI, Arifin Nurcahyono mengungkap hasil temuan pihaknya sebagai berikut.

“Pertama, faktor yang melatarbelakangi pilihan Warga DKI Jakarta kepada kedua paslon Kepala daerah adalah 55,7 persen Warga DKI Jakarta memilih paslon berdasarkan kesamaan agama dengan yang di anut oleh calon gubenurnya .dan 37,5 persen tidak berdasarkan kesamaan agama yang di anut dan 6,8 persen tidak memberikan jawaban,” kata Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (15/4/2017).

Selain itu, kedua adalah ketika Warga DKI Jakarta ditanyakan terkait kasus hukum yang menimpa Cagub DKI Jakarta petahana , Basuki Tjahaya Purnama ( Ahok) yaitu kasus penistaan agama ,” Apakah mereka terpengaruh atau tidak dalam memilih pasangan Basuki Tjahaya – Djarot maka 53,3 persen menjawab kasus Basuki membuat mereka kecewa dan akan jadi faktor yang mempengaruhi dalam memilih Basuki -Djarot , sedangkan warga DKI Jakarta yang tidak berpengaruh terhadap kasus tersebut sebanyak 44,2 persen dan selebihnya 2,5 persen tidak menjawab ,” jelasnya.

Kemudian ,kata Arifin, yang ketiga, Masyarakat Jakarta ketika ditanya terkait kepentingan Joko Widodo untuk kemenangan Basuki Tjahaya sebagai Gubenur DKI Jakarta , 87,2 persen menjawab bahwa Joko Widodo sangat punya kepentingan dengan terpilihnya Basuki Tjahaya sebagai Gubenur , dan sisanya berpendapat Joko Widodo tidak punya kepentingan ,dari alasan yang ditemukan dari 87,2 persen warga DKI , 60,4 persen memberikan alasan , karena semua rahasia Presiden, Joko Widodo saat menjadi Gubenur dan terpilih sebagai Presiden diketahui oleh Basuki Tjahaya ,selebihnya mengatakan agar program program Joko Widodo bisa dilanjutkan Basuki Tjahaya.

Selanjutnya, keempat adalah dari temuan survei juga diketahui bahwa 73,3 persen warga Jakarta tidak puas dengan kinerja Basuki Tjahya – Djarot selama mengurus Jakarta ,Karena disebabkan oleh kebanjiran saat hujan dan kemacetan setiap hari serta Jalan Jalan yang rusak , dan ternyata Kartu Jakarta Pintar ( KJP) juga tidak meringankan beban biaya pendidikan malah banyak penyelewengan pengunaannya .

Kelima adalag terkait pasangan Anies Baswedan – Sandiga ,72,3 persen warga yakin Anies-:Sandi bisa memimpin Jakarta lebih baik lagi dari Basuki – Djarot ,dengan alasan latar belakang pengalaman Anies di birokrasi ketika menjadi menteri pendidikan dan dicopot bukan Karena kinerja yang buruk tapi akibat Tekanan Politik dagang sapi kepada Joko Widodo , begitu juga warga DKI yakin dengan kemampuan dan kesuksesan Sandiaga Uno dalam membangun usahanya bisa jadi dasar untuk memimpin Jakarta yang lebih baik

Sementara itu, keenam, adalah ketika 2001 warga DKI Jakarta yang mewakili semua warga DKI jakarta yang memiliki hak memilih pada pilkada DKI putaran kedua ditanyakan akan memilih Siapa dari kedua paslon tersebut Maka 51,4 persen akan memilih pasangan Anies Baswedan – Sandiaga dan 46,1 persen memilih Basuki Tjahaya – Djarot dan 2,5 persen tidak menjawab.

Diketahui, hasil survei ini dilakukan pada 7-13 April 2017, dengan jumlah responden mencapai 2001 orang dan dengan Margin of error +/- 2.6 persen serta tigkat kepercayaan 98%. Hasilnya, pasangan Anies – Sandi dipercaya unggul dalam Pilkada putaran kedua, Rabu, 19 April 2017. (DVD)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: