Nenek Sakit Berhasil Dievakuasi Dari Banjir Kompleks IKIP

Megapolitan.co

BEKASI – Upaya evakuasi terhadap warga terdampak banjir di Kota Bekasi, masih terus berlangsung. Seperti yang terpantau di Komplek Dosen IKIP, RW 02, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih pada Rabu (12/4/2017) sore.

Prajurit TNI dari Koramil 04 Jatiasih bersama pihak Basarnas dan BPBD Kota Bekasi pun terjun bersama untuk memberi bantuan kepada 350 kepala keluarga dari 7 RT di wilayah tersebut. Termasuk, mengevakuasai seorang warga bernama Mailin (80).

Wanita lanjut usia tersebut harus dibopong dengan tempat tidurnya dari dalam rumah ke perahu karet. Ia dibawa ke Puskesmas Jatiasih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pelda Siswanto, Bati Tuud Koramil 04 Jatiasih, mengatakan, bahwa Mailin dievakuasi karena kesehatannya yang kurang baik. Terlebih, warga Jalan Matematika Satu, RT 02/02 itu tinggal hanya ditemani seorang pembantu (PRT).

“Sejak banjir, kemarin Selasa (11/7/2017), nenek Mailin, hanya ditemani sama pembantunya. Anak-anaknya tidak tinggal di situ dan masih pada kerja,” kata Siswanto.

Sontak saja, petugas langsung mengirimkan sejumlah obat-obatan dan seorang tenaga medis untuk memeriksa kesehatan Mailin.

“Hasil pemeriksaan, nenek menderita osteoporosis (sakit tulang) dan darah tinggi,” kata Dr Rita, petugas di Puskesmas Jatiasih yang ikut dalam proses evakuasi.

Lebih jauh, Siswanto menjelaskan jika pihaknya telah juga membuat dua posko kesehatan di tempat tersebut. “Untuk sementara, hanya yang sakit dan para lansia yang kita evakuasi. Warga lainnya memilih untuk bertahan di lantai 2 rumahnya,” jelasnya.

Selain di Komplek IKIP tersebut, Siswanto mencatat sedikitnya terdapat 4 wilayah yang terendam air di wilayah Kecamatan Jatiasih. Perumahan yang terendam banjir itu adalah Komplek Bumi Nasio Indah, Kampung Salak, dan Perumahan Cahaya Kemang Permai (CKP).

“Yang paling parah ada di wilayah IKIP dan Bumi Nasio,” jelasnya.

Ia menjelaskan, banjir tersebut akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Bekasi dan Bogor. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan air sungai Cakung meluap dan merendam permukiman warga sekitar.

“Semalam ketinggian air mencapai 2 meter, Kini, telah berangsur-angsur surut. Namun, masih disiagakan 9 anggota TNI dan dibantu dari Basarnas, Tagana dan BPBD,” jelasnya. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: