Jelang Verifikasi KPU, Perindo Bekasi Pecah Kongsi?

Megapolitan.co

BEKASI – DPW Partai Perindo Jawa Barat menginisiasi Musyawarah Kerja Daerah I Partai Perindo Kota Bekasi pada Minggu, (9/4/2017) di Aula Asrama Haji, Kota Bekasi.

M Gunawan, Sekretaris Koordinator Regional (Korreg) III Perindo Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Perindo Bekasi Utara menjelaskan kepada tim Megapolitan alasan dilakukannya Muskerda I Perindo Kota Bekasi.

“Musyawarah Kerja Daerah ini dilakukan untuk konsolidasi internal kepartaian yang selama ini belum berjalan dengan kepemimpinan Ketua DPD yang lama, rencananya di Muskerda ini akan membahas taktik dan sikap partai terkait verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU,” kata M Gunawan kepada awak media.

Lebih detil M Gunawan menjelaskan persoalan mengklaim bahwa mekanisme DPW untuk mengocok ulang struktur kepartaian Perindo Kota Bekasi sesuai dengan AD/ART.

“Proses ini sudah sesuai dengan AD/ART partai Perindo,”

“Sesuai dengan mandat DPW, saya dipercaya untuk melakukan proses pemilihan ulang Ketua DPD Perindo Kota Bekasi yang selama ini dianggap kinerjanya kurang baik,” bebernya.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua DPD Perindo Kota Bekasi, Ahmad Zulnaini angkat bicara mengenai Muskerda I Perindo dan isu pencopotan dirinya dari pucuk tertinggi Perindo Kota Bekasi.

Menurutnya. kepengurusan Perindo Kota Bekasi yang sah dan sesuai SK DPP yang di keluarkan pada 2015 adalah kepengurusan yang dipimpinnya saat ini.

“Sampai saat ini saya masih menjadi Ketua DPD Perindo Kota Bekasi dan itu tertuang pada SK No.249 yang dikeluarkan oleh DPP Perindo untuk periode 2015- 2020, dan belum ada pergantian sampai saat ini,” terangnya.

Mengenai Muskerda I, dirinya menjabarkan apabila merujuk kepada AD/ART Perindo khususnya pasal 99 memang menyebutkan bOahwa, Muskerda harus di laksanakan oleh DPD dan pesertanya adalah DPC, DPRT dan Organisasi sayap sayap partai, namun bukan DPW yang melaksanakan Muskerda.

Ia juga mempertanyakan terkait para peserta Muskerda 1, karena Muskerda dapat terlaksana bila dihadiri oleh DPC yang ada di Kota Bekasi. Apalagi kata dia, tertulis untuk Muskerda 1 DPD Perindo Kota Bekasi.

“Kalau yang melaksanakan Muskerda adalah DPW itu artinya sudah keluar dari AD/ART Perindo,” tegasnya.

“Nah apabila itu tadi kan saya lihat di spanduk tertulis kalau DPD Kota Bekasi yang mengadakan Muskerda 1, lalu DPD mana. Sementara sampai saat ini kan kami masih pengurus yang sah,” tambah Zulnaini mempertanyakan balik.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya memang mengetahui sebagaibpelaksana Muskerda 1 adalah Korreg DPW Jawa Barat III namun pihaknya tidak mendapatkan undangan.

“Tentu kami akan mengajukan surat keberatan kepada DPW Jawa Barat terkait adanya pelaksanaan Muskerda 1 yang mengatasanamakan DPD Kota Bekasi. Surat keberatan juga akan kita tembuskan ke DPP Perindo,” tegasnya.(Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: