Rapat Strategis Nasional Bemnas, Mahasiswa Diharapkan Jangan Masuk Angin


Megapolitan.co

BEKASI – Rapat kerja Strategis Nasional I (Rarenstranas I) Korwil dan Badan Khusus BEM Nasionalis resmi dibuka oleh Drs. Hasanuddin Pasiama, M. Si selaku Rektor STIE Swadaya.

“Saya sangat apresiasi terhadap kegiatan dikampus ini dan akan memfasilitasi untuk tempat dan peralatan, dikarenakan bila kegiatan yang mengandung positif bagi mahasiswa saya akan terus dukung. Harapan saya mahasiswa jangan hanya ikut ikutan lebih baik melakukan kegiatan positive seperti acara ini,” Kata Drs. Hasanuddin Pasiama, M.Si Rektor STIE Swadaya saat membuka Rarenstranas I, di gedung STIE Swadaya lantai 3, Senin (3/4/2017).

Riyan Hidayat, Presiden BEM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan, kegiatan ini menjadi sebuah gagasan bersama menentukan arah gerakan mahasiswa dengan standar Operasional pergerakan yang kita rumuskan selama 3 hari kedepannya dengan mekanisme organisasi.

“Kita menyadari hari ini gerakan mahasiswa banyak yang masuk angin bahkan ironisnya gerakan phobia kritis namun hanya ikut ikutan aja,”ungkapnya.

Riyan Hidayat, yang juga sebagai ketua Steering Comitte BEM Nasionalis mengungkapkan, dengan adanya Rarenstranas I ini, kita merumuskan isu isu baik lokal maupun nasional, hingga tuntas sampai kepada penyikapan.

Pradana, Ketua Sapma Hanura mengatakan, ini adalah kegiatan yang positif memang kegiatan seperti ini terus dilakukan agar peran dan eksistensi mahasiswa tidak punah, sehingga tetap konsisten sebagai agen perubahan .

“Dengan adanya forum silaturahmi ini dapat menjalin komunikasi dan agenda bersama dalam menyikapi persoalan – persoalan kebangsaan dewasa ini,”terang Pradana saat berdialog bersama BEM Nasional di kampus STIE Swadaya Jatiwaringin.

Dia juga berharap agar mahasiswa tetap kritis dan menjadi pelopor dalam kancah nasional.

Sedangkan Ketua pelaksana Iqbal mengungkapkan, banyak berterima kasih kepada kawan kawan yang sudah datang pada kegiatan ini.

“Saya juga memohon maaf jika dalam hal penyajian dan sambutan serta lainya kurang berkenan mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar – besarnya,”ujarnya.

Sekedar diketahui, kegiatan dihadiri oleh 20 Presiden BEM Universitas Seluruh Indonesia. (*)

Beri Komentar

%d bloggers like this: