Pemkab Mamteng Hibahkan Graha Pemilu Kepada KPU dan Bawaslu


Papua – Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, pada Sabtu (25/3) menghibahkan Graha  Pemilu Kabupaten Mamberamo Tengah , yang terdiri dari 1 unit bangunan kantor KPU, 1 unit bangunan kantor Panwaslu, dan 1 unit bangunan rumah tinggal staf berikut sertifikat dan diterima secara simbolis oleh Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro dan Ketua Bawaslu RI, Muhammad.

“Kita akan melakukan pemilukada serentak gelombang ke tiga. Untuk mensukseskan pemilu tersebut kami berkomitmen mendukung lembaga independen dan otonom ini dengan membangun gedung Kantor  KPU dan Panwas Kabupaten Mamberamo Tengah,” demikian sambutan Bupati Mamteng, Ricky Ham Pagawak.

“Kami serahkan bangunan fisik dan tanah berupa sertifikat sebagai hibah kepada KPU RI dan Bawaslu RI dengan pertimbangan KPUD dan Bawaslu akan melakukan pekerjaan besar kedepan yakni proses tahapan dari persiapan penyelenggaraan pemilu hingga pleno hasil penetapan. Prakarsa pembangunan gedung KPU dan Kantor Panwas sebagai wujud apresiasi kami terhadap lembaga yang akan melahirkan pemimpin yang cakap,” lanjutnya.

Atas hibah bangunan berikut sertifikat yang diserahkan oleh Bupati Mamteng, Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro pun memberikan apresiasinya. Menurutnya Graha Pemilu sebenarnya satu kompleks bangunan yang sebetulnya dicita-citakan oleh KPU, tetapi sampai hari ini belum terlaksana karena pemerintah sedang melakukan moratorium pembangunan gedung-gedung pemerintah.

“Tapi Mamteng sudah memberi contoh dan menginisiasi terbangunnya graha pemilu. Ini luar biasa dalam republik ini, ada satu kabupaten baru dalam sejarah pemilu,”pujinya.

“Salah satu menjadi perhatian kami dalam membangun organisasi penyelenggara pemilu adalah penyelenggara pemilu yang profesional, bekerja dengan baik di tempat yang baik,” ujarnya.

Ia mengingatkan penyelanggara pemilu akan menghadapi tiga agenda kepemiluan yang saling berhimpitan waktunya. 

“Jadi kita tidak boleh berleha-leha,” ia mengingatkan.

Disebutkannya pada tahun 2017 ini, penyelesaian pilkada serentak di Provinsi Papua belum selesai. Pada tahun 2018, ada 171 daerah akan dilakukan pilkada, di Provinsi Papua sendiri ada pilgub dan pemilukada di 7 kabupaten/kota. Sementara Pada tahun 2019 akan diselenggarakan pemilukada serentak untuk memilih presiden, DPR, DPD dan DPRD, yang mana tahapan verifikasi partai peserta pemilu akan dimulai pada tahun ini.

“Mudah-mudahan agenda pemilu berjalan baik, masyarakat diberik kesempatan untuk memilih wakil-wakil terbaiknya dan masyarakat tidak dilibatkan secara mendalam pertentangan ataupun konflik dalam memperebutkan Bupati, DPR , DPRD maupun Presiden dan Wakil Presiden namti,” pintanya.

Senada dengan Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, Prof. Muhammad pun memberikan apresiasi atas hibah tersebut. Muhamad yang mengaku akan mengakhiri masa tugasnya pada 12 April mendatang itu juga mengingatkan penyelenggara pemilu agar tidak terpengaruh oleh hibah yang diberikan.

“Saya dengar-dengar Bupati mau maju lagi, tapi teman-teman penyelenggara jangan terpengaruh, ujarnya yang langsung disambut tawa hadirin.

“Tidak ada kaitan antara fasilitasi yang sangat layak, karena ini kewajiban undang-undang. Tapi soal netralitas dan independensi itu soal lain,” lanjutnya.

Seremoni penyerahan hibah tersebut disaksikan oleh Sekjen Bawaslu, Arif Gunawan, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Forkompinda (YA)

Beri Komentar

%d bloggers like this: