Target Penerimaan Pajak Papua Mencapai 13 Triliun Rupiah

Megapolitan.co

JAYAPURA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Papua Maluku, Wansepta Nirwanda, di Jayapura (15/3/2017) menyebut target penerimaan Pajak tahun 2017 adalah 13 trilyun rupiah.

“Penerimaan Kanwil DJP Papua terbesar dari bendahara, bendahara dari APBD,” ujarnya.

Untuk pencapaian target, pihaknya menjalin kerja sama dengan pemda – pemda di Papua, salah satunya dengan memberikan edukasi kepada para bendahara terkait perpajakan.

“Kalau bendahara dari kabupaten/kota bisa memenuhi pajak dengan benar mudah – mudahan target sebesar 13 trilyun bisa tercapai,” terangnya.

Terkait dengan realisasi penerimaan pajak pada triwulan pertama masih belum maksimal dan diperkirakan terkena imbas dari dirumahkannya karyawan Freeport.

“Papua sedang ada pilkada. Datu sisi penerimaan tergantung dari Pemerintah Daerah; kota dan kabupaten belum definitif sehingga uangnya belum disalurkan untuk membangun, pajaknya menurun,” katanya.

Diakuinya secara keseluruhan penerimaan pajak Papuah sudah bertumbuh, meski belum maksimal. Terkait kisruh persoalan Freeport, dimana Freeport memberikan kontribusi pajak yakni PBB dan PPh pasal 21, saat ini masih berjalan normal. Diperkirakan pada bulan April ada penurunan setoran pajak, mengingat karyawan yang dirumahkan berakibat pada pajak yang disetor juga akan menurun.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Jayapura, Bayu Setiawan mengatakan target sebesar 13 trilyun ialah untuk Papua secara keseluruhan. Kota Jayapura sendiri memiliki target sebesar 3 trilyun rupiah.

“Realisasi tahun 2016 yang lalu, pencapaian pajak Jayapura sebesar 2,7 trilyun dari target 3,4 trilyun rupiah,” akunya.

Untuk program tax amnesti yang telah berjalan, memberikan kontribusi sebesar 150 milyar rupiah. Bayu Setiawan pun memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Jayapura yang telah mengikuti program tax amnesti. (YA)

Beri Komentar

%d bloggers like this: