112 Titik Kumuh Kota Bekasi Jadi Perhatian Serius Disperkimtan


Megapolindonesia.com

BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mengadakan sosialisasi pembinaan kualitas perumahan permukiman di Kota Bekasi, Rabu (15/3/2017) di Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat.

Hal ini tertuang dalam rangka penerapan amanat UU No 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman, penyelenggaraan kawasan pemukiman, pemeliharan dan perbaikan, pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh, penyediaan tanah, pendanaan dan sistem pembiayaan, serta peran masyarakat.

Kepala Seksi Pembinaan dan Penyuluhan bidang Perumahan dan Pemukiman, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Luthfi Hanifah, menyatakan bahwa sosialisasi ini, akan mengitari 56 kelurahan dari 12 Kecamatan yang tersebar di wilayah Kota Bekasi. Setidaknya, mencapai 28 hari lamanya. Sebab, Luthfi memandang penting peran masyarakat dalam penyuksesan program-program Disperkimtan ke depannya.

Dalam sosialisasi penataan kawasan permukiman secara menyeluruh, pihaknya juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk memaparkan betapa pentingnya menjaga lingkungan kepada pihak RT dan RW serta kader Posyandu.

Luthfi mejelaskan, dalam catatan Disperkimtan sedikitnya ada 112 titik kawasan kumuh yang ada di Kota Bekasi. Untuk itu, dalam agenda kali ini pihakya juga mengaharapakan agar warga dapat cepat tanggap perihal sosialisasi yang sudah ia paparkan.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini, masyarakat bisa berperan aktif dan sosialisasi ini juga memiliki tujuan agar warga juga peduli, karena persoalan pemukiman juga merupakan tanggung jawab kita semua untuk menata lingkungan,” kata dia saat ditemui pada agenda sosialisasi di Kelurahan Jakasampurna. (adv)

Beri Komentar

%d bloggers like this: