Sempat Hampir Bentrok, Konflik Ormas Medan Satria Murni Kesalahpahaman

Megapolitan.co

BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar menyatakan bahwa bentrok antar ormas yang hampir pecah di kawasan Medan Satria, Selasa, (14/3/2017)

“Kami telah memediasi pihak-pihak yang bertikai, hasilnya mereka mengerti dengan kejadian yang ada dan konflik berhasil tertangani dengan baik,”

“Setelah kami telusuri bukti-bukti kejadian, murni peristiwa hampir bentrok tadi hanya kesalahpahaman, pihak yang menunjuk salah satu kelompok tertentu sebagai penyebab tewasnya bisa kooperatif dengan penjelasan kami,” ungkap Kombes Hero Bachtiar pada Selasa, (14/3/2017).

Kapolres Metro Bekasi Kota juga menjelaskan hingga petang ini, pihak kepolisian masih terus berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Polsek setempat terus berjaga untuk melakukan patroli kewilayahan di lokasi pasca kejadiam tadi siang,” tambahnya.

Polisi juga menahan sekitar 16 orang di tempat kejadian perkara karena kepemilikam senjata tajam, namun dirinya menjelaskan bukan terkait kasus pengeroyokan yang terjadi di Pasar Seroja dini hari tadi.

“Kami menahan 16 orang terkait kepemilikan senjata, tidak terkait dengan kasus utama pempngeroyokan di Pasar Seroja,” tutup Kombes Hero Bachtiar.

Sempat diberitakan, M Shofiudin, salah seorang anggota ormas FBR dikeroyok di wilayah Pasar Seroja hingga tewas oleh pelaku DH. Sempat beredar bahwa Shofiudin dikeroyok oleh sekumpulan kelompok ormas tertentu.

Saat ini, DH sendiri sudah ditetapkan jadi tersangka dan berhasil diamankan oleh pihak Polres Metro Bekasi Kota petang tadi dan polisi sudah menjelaskan bahwa tersangka pengeroyokan bukanlah anggota dari ormas yang selama ini ditengarai menjadi penyebab tewasnya anggota FBR di Pasar Seroja tadi pagi. (Yd)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: