Sebelum OTT, Polisi Intip Kelurahan Mustika Jaya Selama Tiga Minggu


Megapolitan.co

BEKASI – Pengungkapan pungutan liar pembuatan Akta Jual Beli dan Akta Hibah di Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Jumat, (3/3/2017) ternyata sudah dilakukan pihak Polres Metro Bekasi Kota sekitar tiga minggu lalu.

Kombes Pol Umar Surya Fana menceritakan cara menjerat pelaku utama pungli berinisial LN, seorang pegawai negeri Sipil dilakikan dengan metode Clandestine atau operasi intelijen.

“Pulbaket (pengumpul bahan keterangan)kami sebenarnya sudah mendatangi kantor Kelurahan Mustika Jaya sejak tiga minggu lalu untuk mengumpulkan data-data terkait dari masyarakat,”

“Team melakukan serangkaian penyelidikan dalam pengurusan penerbitan perizinan serta biaya pengurusan surat tanah yang memberatkan masyarakat,” jelas Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Umar Surya Fana, pada Senin, (6/3/2017).

Diungkapkan lagi oleh Kombes Pol Umar Surya Fana, pada hari penangkapan, Polres Metro Bekasi yang berhasil menemukan bukti-bukti dari penyelidikan langsung menerjunkan personil Tim Saber Pungli Kota Bekasi untuk meringkus LN di tempat kejadian perkara.

“Sekitar Jumat, pukul 10.30 pagi tim Saber Pungli melakukan penangkapan dengan cara memantau masyarakat yang akan di wawancara di ruangan staff Ekbang saat pengurusan Akta-Akta tersebut,”

“Di ruangan pelaku, Tim Saber Pungli berhasil mengamankan Akta Jual Beli atas nama Ny. WSTN dan Ny. RSH dan dokumen Akta Hibah serta uang tunai sebesar Rp. 18.800.000,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota,” tambahnya.

Atas peristiwa ini, pelaku LN dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan Pasal 11 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.

Pihak kepolisian juga akan meminta keterangan LN akan kemungkinan munculnya tersangka lain karena diduga pelaku bertindak tidak hanya sendiri atas perbuatan pungutan liar ini.(Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: