Lawatan Seribu Guru Di Pedalaman Dan Perbatasan Papua

Megapolitan.co

PAPUA – Seribu Guru merupakan suatu komunitas peduli pendidikan pedalaman dan perbatasan Indonesia. Ada 2 Program yang dilakukan oleh komunitas ini, yakni Traveling And Teaching dan Smart Center.

Traveling and Teaching mengajak semua kalangan anak muda dari berbagai latar belakang profesi untuk mengunjungi tempat-tempat yang indah dan unik di Indonesia, budaya dan adat istiadat disertai kegiatan sosial berupa mengajar, berbagi ilmu pengetahuan serta memberikan motivasi anak-anak pedalaman dan perbatasan.

Sedangkan Smart Center merupakan komitmen dari komunitas Seribu Guru , dalam membantu kualitas pendidikan anak-anak pedalaman dan perbatasan diantaranya pemberian makanan bergizi untuk kurun waktu satu tahun.

Kedua program ini diharapkan dapat membantu anak pedalaman dan perbatasan untuk lebih semangat dan terpacu belajar lebih giat, memupuk ilmu dan mencapai cita-cita yang mereka inginkan didukung dengan kebutuhan nutrisi serta gizi yang cukup.

Dalam lawatannya kali ini, Sabtu, (04/03/2017) sampai dengan beberapa hari kedepan, 31 orang guru relawan yang diketuai Firman Risahondu mengunjungi Papua, tepatnya di wilayah penugasan Satgas Pamtas Yonif 122/TS (Japra-Keeroom-Papua).

Menurut Firman Risahondua, rombongan yang dipimpinnya ini merupakan salah satu dari beberapa rombongan dari program Seribu Guru yang melakukan lawatan ke daerah-daerah perbatasan dan pedalaman.

“Kami hadir membawa misi membantu serta membangkitkan semangat belajar dan motifasi siswa sekolah, khususnya di daerah Papua ini”ujarnya.

Anggota Satgas Pamtas 122/TS mendampingi kelompok guru-guru relawan ini dengan menunjukkan lokasi sekolah yang ada di wilayah Keerom.

Kegiatan yang mereka lakukan yakni melihat langsung kondisi sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut, membantu mengajar serta memberikan masukan kepada para guru tentang bahan dan metode praktis pengajaran pada para siswa.

Menurut Mayor Inf. Sigit Sugiharto, Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS, pihaknya telah menerjunkan beberapa anggotanya untuk membantu mengajar di sekolah-sekolah, membantu para guru yang jumlahnya sangat sangat terbatas.

“Saya perintahkan beberapa anggota untuk membantu mengajar disini, namun itu belum cukup. Harapan saya dan seluruh warga sini, setelah adanya lawatan Seribu Guru ini, ada guru yang benar-benar peduli dengan pendidikan sehingga mau ditugaskan”, pungkasnya. (YA)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: