Tinjau Lokasi Reklame Ambruk, Walikota Minta Evaluasi Total


Megapolitan.co

BEKASI – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyatakan bahwa reklame berukuran 6 x 3 meter yang ambruk di Jalan Sultan Agung, Medan Satria tidak sesuai dengan spesifikasi standar reklame pada umumnya.

Rahmat mengatakan tiang reklame sehaeusnya dilengkapi dengan klem tambahan atau plat tambahan agar tiang tetap berdiri kokoh dalam waktu yang lama.

“Kalau dicek dari patahan tiang, tidak ada klem tambahan di badan tiang, sehinga tidak ada pengikat, hal inilah yang membuat kecelakaan tersebut terjadi,”

“Soal reklame harus dievaluasi semua, harus ada periodisasi dan peremajaan tiang-tiang reklame, untuk tinggi reklame juga harus dicek sehingga tidak membahayakan masyarakat,” kata Rahmat Effendi di Jalan Sultan Agung, pada Kamis, (2/3/2017).

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Reklame Dinas PUPR Kota Bekasi, Dzikron menegaskan bahwa reklame yang ambruk tersebut sudah melewati masa perijinannya alias sudah kadaluwarsa kontraknya.

“Tiang tersebut sudah melewati masa kadaluwarsa, nanti akan kami tindak tegas perihal reklame-reklame, khususnya yang berada di median jalan utama Kota Bekasi,” ungkap Dzikron.

Musibah ambruknya papan reklame Sultan Agung menelan korban luka berat, yaitu seorang supir angkot K-25 bernomor polisi B-2353-LY yang sedang lewat di jalan tersebut.

Korban sendiri yang mengalami luka berat sudah mendapatkan perawatan medis di RS Ananda sesaat setelah kejadian.

Saat ini bangkai reklame sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan kondisi lalu lintas berangsur kembali normal setelah sempat tertutup selama kurang lebih 3 jam.(Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: