Rahmat Effendi: Saya Lebih Takut Dengan Rakyat, Bukan Petinggi Partai

Megapolitan.co

BEKASI – Rahmat Effendi, Walikota Bekasi yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak mau berandai-andai jika dirinya kembali dicalonkan oleh Partai Golkar untuk maju kembali untuk mencalonkan sebagai Walikota di Pilkada tahun 2018 mendatang.

Menurut Rahmat, dirinya hanya akan menunggu rekomendasi DPP Golkar apakah dirinya masih mendapat kepercayaan dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Saya mah tidak bisa berandai-andai, semua ada di keputusan pusat partai, Intinya, jika dipercaya saya kan harus kembali memenangkan Partai Golkar sebagai kader di Kota Bekasi,” ujar pria yang akrab disapa Bang Pepen ini di RM Marga Jaya, Bekasi Selatan, pada Minggu, (26/2/2017).

Ketika ditanya mengenai kelanjutan pasangan Rahmat Effendi – Akhmad Syaikhu Jilid II di Pilkada Kota Bekasi, Pepen mengindikasikan bahwa PAS Jilid II akan kembali digadang dalam Pilkada Kota Bekasi tahun depan.

“Jika ditanya pasangan PAS (Pepen-Syakhu) akan cerai, ya tidak juga, kalau cerai pasti karena persoalan, tapi buktinya masyarakat bisa menilai keberhasilan kami di Kota Bekasi,” tegas Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi juga mengomentari nada keras Fahd El Fouz, Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda Dan Olahraga yang mengancam tidak memberikan rekomendasi untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah ketika dirinya tidak hadir dalam pelantikan KNPI Kota Bekasi, minggu lalu di Graha Wulan Sari.

“Petinggi tidak berdampak pada rakyat, minggu kemarin saya ada acara lain, sudah saya wakilkan juga Kadispora, Sekjen Golkar Bekasi dan Ketua AMPG juga saat acara tersebut, Kalau hal itu saya lebih takut kepada rakyat, bukan petinggi partai,”

“Jika tidak dapat rekomendasi kan ada partai lain, atau jadi calon independen kan bisa, analoginya kan ke Jakarta kan bisa naik mobil, bus, mikrolet atau yang lain, yang penting bagaimana penilaian rakyat kepada pribadi saya,” tutup Rahmat Effendi. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: