KPPI Bekasi: Perempuan Harus Punya Pengaruh Besar Dalam Dunia Politik

Megapolitan.co

BEKASI – Perempuan Kota Bekasi diharapkan bisa mengambil peranan penting dan berperan aktif dalam pendidikan politik di Kota Bekasi. Hal ini dipaparkan ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Bekasi yang baru saja dilantik, Titin Suprihantini.

Di depan seluruh pengurus KPPI periode 2015 – 2019 yang baru Titin berkeinginan perempuan di Kota Bekasi tidak hanya pasif dan jadi penonton dalam setiap perhelatan politik di Kota Bekasi.

“Kami ingin setiap pengurus KPPI Kota Bekasi mentransfer informasi kepada perempuan di Kota Bekasi agar mereka ikut memberikan kontribusinya untuk Kota Bekasi,”ucap wanita berhijab ini.

Meskipun dalam kepengurusan KPPI, lanjut Titin memiliki latar belakang politik yang berbeda. Namun ketika berbicara semangat perempuan kata Titin harus melepaskan ego sektoral dan ego partai tertentu.

“Semua penggurus berasal dari berbagai partai politik di Kota Bekasi. Ketika bicara KPPI mereka semua sudah bisa memisahkan dimana mereka memposisikan sebagai anggota parpol tertentu dan dimana harus guyub dalam wadah KPPI,” jelas Titin.

Ia pun mencontohkan dirinya yang berasal dari partai Golkar untuk momentum pemilihan kepala daerah 2018 nanti ia tidak serta merta mengklaim dan mengatasnamakan KPPI untuk mendukung calon kepala daerah yang berasal dari satu partai dengan dirinya.

Wanita yang sudah dua kali mencalonkan diri menjadi calon legislatif ini pun berkeinginan adanya wadah KPPI bisa menekan angka partisipasi pemilih dari kaum perempuan.

“Maka dari itu dalam pelantikan KPPI kali ini kami meminta kepada KPUD Kota Bekasi untuk memberikan pemaparan terkait teknis pemilihan agar nantinya kami bisa memberikan informasi kepada kaum perempuan Kota Bekasi,”paparnya.

Di tempat sama salah satu komisioner KPUD Kota Bekasi, Nurul Sumarheni berharap dengan adanya sinergisitas antar organisasi KPPI dengan KPUD Kota Bekasi untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat Kota Bekasi.

“Tentunya yang jadi PR kita semua adalah bagaimana memaksimalkan partisipasi pemilih dan menekan angka golput,” tukas wanita berkacamata yang baru saja terpilih sebagai salah satu presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) Kota Bekasi. (Red)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: