Anak Jadi Korban Musibah Crane, Warga Bekasi Tagih Janji Raja Salman

Megapolitan.co

BEKASI – Zaenab (75), ibunda Ferry Maulidin (36), yang menjadi salah satu korban kecelakaan Crane di Masjidil Haram pada tahun 2015 silam, hanya bisa menunduk lesu ketika mengingat sosok anaknya.

Ferry adalah anak keempat dari lima saudara yang dilahirkan Zaenab. Ferry meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji pada Jumat, 11 September 2015 lalu. Ferry merupakan satu dari delapan jemaah haji yang meninggal dunia asal Jawa Barat yang tertimpa crane jatuh di sana.

Kepergian Ferry menyisakan luka yang amat dalam. Dia juga meninggalkan seorang istri, Linda Marlinda (38) dan putri kecilnya Zia Asiyah Sabillah yang berusia dua tahun. Selama menjanda, Linda tinggal dengan orangtuanya di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Setiap bulan, Linda memboyong putrinya ke rumah Zaenab yang terletak di Jalan Kahuripan Blok E3/40 No. 15 RT 07/06B, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Di rumah kakek dan neneknya, Zia selalu menanyakan kabar sang ayah.

Zaenab dan Linda kompak membelokan arah pertanyaan sang buah hati. Tak ingin melukai perasaannya, mereka menyebut Ferry sedang sibuk bekerja. Mereka lalu meminta Zia mendoakan sang ayah supaya selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Esa.

Zaenab menceritakan, menantunya, Linda menghidupi Zia mengandalkan santuan dari tempat Ferry bekerja, PT Freeport Indonesia. Zaenab memprediksi, santunan dari PT Freeport Indonesia tidak akan cukup untuk membesarkan sang cucu, apalagi Linda tidak bekerja.

“Makanya saya berharap uang santunan yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi bisa terlaksana. Rencananya uang itu akan digunakan untuk biaya hidup Zia,” tandas dia

Keluarga korban crane Mekkah menagih janji Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan uang santuan sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar. Sebab hampir dua tahun berselang dari peristiwa tragis itu, mereka belum mendapat uang santunan yang dijanjikan.

“Sampai sekarang kami belum mendapat uang yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi,” ujar Zaenab.

“Terutama istrinya, Linda Marlinda (38), dia ingin sekali berziarah ke makam suaminya di sana,” kata dia saat ditemui di rumahnya, Jalan Kahuripan Blok E3/40 No. 15 RT 07/06B, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Zaenab berharap kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz ke Indonesia pada Rabu (1/3/2017) nanti bisa memberikan kejelasan. Dia juga meminta kepada Pemerintah Indonesia, untuk mengingatkan janji yang dinyatakan oleh Pemerintah Arab Saudi soal uang santunan itu.

Atas kejadian itu, Pemerintah Arab menyatakan bakal memberi uang santuan bagi keluarga korban. Untuk korban meninggal dunia akan diberikan uang sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar, sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau Rp 1,9 miliar.

Tidak hanya itu, pihak keluarga yang ditinggalkan juga dikasih jatah pergi melaksanakan ibadah haji sebanyak dua orang. Zaenab sangat menanti janji dari Pemerintah Arab Saudi, soalnya jatah kursi dua orang itu akan dimanfaatkan untuk berziarah ke makam Ferry.

Hingga saat ini, keluarga belum mendapat kejelasan apakah mereka bakal menerima uang santunan atau tidak.

Menurutnya, pada tahun 2016 lalu keluarga sempat mendatangi kantor Asrama Haji Embarkasi Jakarta – Bekasi untuk menanyakan bantuan tersebut. Namun pihak penyelenggara ibadah haji di sana belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat dan Arab Saudi.

“Tolong beritahu kami kepastiannya bagaimana? Apakah diberikan uang santunan atau tidak?,” keluh dia. “Kalau uangnya tidak ada, katakan saja tidak,” sambung dia.

Zaenab mengaku, belum memiliki rencana besar untuk menggunakan uang santunan itu bila saja cair dari Pemerintah Arab Saudi.

Tapi yang jelas, uang itu akan digunakan untuk menghidupi istri dan putri kecil Ferry bernama Zia Aisyah Sabillah, anaknya. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: