Lihai Bermain Taganin, Samuel Gultom Diundang Jokowi Ke Istana

Megapolitan.co

JAKARTA – Kendati masih berusia 12 tahun, komitmen Samuel Oktafriandi Gultom, terhadap pelestarian musik tradisional tidak bisa diremehkan. Beberapa lomba, hingga undangan kenegaraan kerap dia ikuti. Beberapa kali, Samuel pun mampu mengukir gelar juara.

“Samuel, tutup pintu belakang! Nanti tikus masuk lagi,” teriak Remica br Sitorus (42) kepada Samuel, putra sulungnya.

Begitulah, kehidupan Samuel, setiap hari. Di rumah petak sewaan yang berada Gang Mamat, Kampung Tipar, RT 10/07, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Remica kerap kali mengajarkan Samuel arti kesederhanaan.

Namun hidup jauh dari kemewahan, tak membuat bocah kelas 6 di SDN Pekayon 05-Pagi itu, minim prestasi. Ia malah mampu membuat bangga, lantaran Samuel secara konsisten dapat melanjutkan salah satu warisan luhur nenek moyang Indonesia.

Adalah kesenian Gondang, seni musik traditional Suku Batak yang nyaris punah, hendak dipertahanka Samuel sejak belia. Bahkan dengan ketrampilanya, putra dari pasangan Remica br Sitorus (42) dan Saut Gultom (54) itu, diminta berulang kali untuk tampil mengisi acara kenegaraaan di Istana Negara.

“9 November 2015, terakhir diminta ke istana Negara, sama Presiden Pak Jokowi (Joko Widodo). Saat itu, untuk ngiring tarian Tor Tor Sipitu Cawan (Salah satu jenis tari tor tor yang berasal dari budaya masyarakat Batak di Sumatera Utara). Waktu itu, pak Jokowi lagi nyambut kedatangan presiden Italia Sergio Mattarella,” ucap Samuel yang saat itu dipercayakan memainkan Taganing.

Samuel merinci, bahwa pengalaman tersebut sejatinya tak pernah sedikit pun dimimpikan olehnya. Apalagi, ia hanyala anak ‘kalangan bawah’. Yang mustahi dengan kemampuannya menabuh Taganing dalam musik Gondang, membuat ia bisa satu ruangan dan menyaksikan langsung senyum Presiden RI Joko Widodo secara dekat.

“Tapi kemarin belum sempat salaman sama Pak Jokowi. Dia kan lagi sibuk ada tamu negara orang,” ucapnya.

Meski demikian, Samuel tetap semangat. Ia percaya, talentanya tersebut lebih ditujukan kecita-cita yang mulia. Putra kelahiran 26 Oktober 2004 itu, mengaku hendak melestarikan musik tradisional Batak yang kian waktu terkikis.

“Yang saya inginkan musik Batak terus eksis. Itu aja,” harap Samuel.

Alhasil, seluruh alat musik dalam Gondang dan Uning-uningan, seperti Taganing, sulim (seruling), sarune, hasapi dan garantung, ia mampu mainkan. Kesemuannya itu, ia dapat secara otodidak sejak Samuel bisa berjalan di dunia.

“Bapaknya Samuel, dari muda suka main musik. Bahkan, cari makannya dari musik. Kadang kalau ada pesta, dia dapat job. Kadang kalau gak ada, yah dia buat alat-alat musik dari kayu nangka. Sejak lahir Samuel memang sudah suka musik. Jadi kalau, dia gak mau makan, bapaknya harus main musik dulu biar Samuel mau makan,” kata sang bunda.

Atas hal tersebut, Samuel berhasil menyabet segudang prestasi. Pengalamannya bermain musik tak terhitung lagi dengan jari. Piagam dan penghargaan serta foto-foto dikumpulkan sebagai portofolio pribadi. Tampil mulai lingkup sekolah, dan gereja. Ia, bahkan, beberapa kali dipercayakan pentas di acara nasional lainnya.

“Waktu kelas 2 SD, pernah main di acara HUT TNI di Cilangkap. Pernah ikut acara Tabuh Ramadhan di stasiun TV, pernah ikut menteri pendidikan, untuk ajarin pelajar asing di Jogja, di Bintaro. Terakhir, juara satu lomba Taganing ss-DKI Jakarta di Taman Mini. Saya juara yang usianya paling muda,” pungkasnya.

Kendati konsentrasi di musik tradisional, Samuel tidak menolak untuk memainka alat musik kreasi dan modern. Sayang saja, kata dia, sejauh ini, pemerintah, dirasa kurang membina dan mempromosikan anak-anak muda untuk bisa menampilkan seni sebagai penerus seni budaya tradisonal.

“Yah selama ini belum pernah ada lomba sekala besar untuk alat musik Batak. Semoga aja nanti, pemerintah dapat buat acara itu. Sebab, selama ini, yang buat acara musik Batak traditional, hanya dari gereja-gereja HKBP saja,” pungkasnya. (DVD)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: