Dianggap Langgar Norma, Lurah Jatirangga Larang Dangdut Erotis

Megapolitan.co

BEKASI – Lurah Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Namar Naris mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Jatirangga untuk tidak menggelar kegiatan-kegiatan yang bersifat seronok atau mengandung unsur erotis.

Himbauan ini dikeluarkan akibat maraknya warga-warga Jatirangga yang mengadakan hajatan atau pesta diselingi dengan pertunjukan dangdut yang menampilkan sajian seronok.

“Ini bertentangan dengan Undang-undang nomor 8 tahun 2014 tentang Pornoakso, ditambah lagi sangat tidak mencerminkan kebudayaan Bekasi, khususnya Kranggan, aksi-aksi dangdut seronok bisa menjurus ke arah pornoaksi dan pornografi, jelas dapat dikenai unsur pidana,”

“Ditakutkan acara-acara yang berbau pornoaksi berpengaruh kepada norma masyarakat, khususnya anak-anak yang seringkali ikut serta dalam kegiatan tersebut,”kata Namar Naris, pada Rabu, (22/2/2017) kepada tim Megapolitan.co.

Namar Naris juga menyebutkan bahwa selama kegiatan tidak berbau pornografi masih diperbolehkan, namun harus tetap menjaga norma kemasyarakatan yang ada di Kota Bekasi.

“Silahkan saja menggelar pesta dan hajatan, namun harus tetap dalam koridor dan norma-norma kemasyarakatan yang ada,”

“Namun, jika sudah melanggar kami tidak akan segan untuk menindak tegas warga-warga yang masih bandel menggelar pertunjukan dangdut berbau erotis,” tegas Namar Naris. (Yd)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: